<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Heritik09's Blog</title>
	<atom:link href="http://heritik09.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://heritik09.wordpress.com</link>
	<description>Pakailah WordPress.com weblog (Heri)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2009 09:11:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='heritik09.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Heritik09's Blog</title>
		<link>http://heritik09.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://heritik09.wordpress.com/osd.xml" title="Heritik09&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://heritik09.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TIK JEPANG 09</title>
		<link>http://heritik09.wordpress.com/2009/01/02/tik-jepang-09/</link>
		<comments>http://heritik09.wordpress.com/2009/01/02/tik-jepang-09/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 09:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heritik09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heritik09.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[PEMANFAATAN  TIK DI  NEGARA  JEPANG Oleh : HERI SUTOPO Anggota : Tengku Juliadi, Heru Lesmana Pembimbing : Dr. Deni &#38; Asra M.Ed   I. Pendahuluan Jepang merupakan   salah satu negara terkaya didunia, selain Amerika serikat dan Jerman  Wilayah Jepang kecil tetapi mempunyai jumlah penduduk yang padat, menempati urutan ke tujuh didunia. Negara Jepang mempunyai sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heritik09.wordpress.com&amp;blog=6006319&amp;post=86&amp;subd=heritik09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-88" title="kumpulan6" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/kumpulan6.gif?w=477&#038;h=68" alt="kumpulan6" width="477" height="68" /></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;color:red;font-family:&quot;">PEMANFAATAN<span>  </span>TIK DI<span>  </span>NEGARA<span>  </span>JEPANG</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="color:#365f91;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Oleh : HERI SUTOPO</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="color:#365f91;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Anggota : Tengku Juliadi, Heru Lesmana</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="color:#365f91;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pembimbing : Dr. Deni &amp; Asra M.Ed</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="color:#365f91;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">I. Pendahuluan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0;"><strong></strong><span style="color:#365f91;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-89" title="peta-jepang1" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/peta-jepang1.gif?w=128&#038;h=93" alt="peta-jepang1" width="128" height="93" />Jepang merupakan<span>   </span>salah satu negara terkaya didunia, selain Amerika serikat dan Jerman<span>  </span>Wilayah Jepang kecil tetapi mempunyai jumlah penduduk yang padat, menempati urutan ke tujuh didunia. Negara Jepang mempunyai sedikit lahan tetapi mempunyai aneka ragam industri, Efesiensi dan teknologi skill, termasuk didalamnya Jepang sangat maju dibidang ICT atau Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jepang melesat Jauh dengan peradaban<span>  </span>yang<span>  </span>mengagumkan. Jepang tercatat sebagai nomor satu dalam dalam industri dan usaha perikanan laut<span>  </span>Jepang adalah penangkap ikan terbanyak dengan 45% tangkapan dunia.<span>  </span>Jepang tertetak diseberang timur Rusia, disebelah Barat korea Utara dan Korea Selatan disebelah selatan China dlbaratdaya. Luas Jepang hampir tiga kali luas pulau Jawa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">II. Penyusunan Kurikulum Sekolah di Jepang </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-94" title="sekolah-jepang2" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang2.gif?w=64&#038;h=96" alt="sekolah-jepang2" width="64" height="96" />Buku Nanbu sensei berjudul <em>Educational System and Administration in Japan</em>, terbitan Kansai Society for Educational Administration pada tahun 1999,  yang disusun oleh pakar pendidikan Jepang yang menceritakan tentang administrasi pendidikan di Jepang.  Seperti halnya di Indonesia, di Jepang pun kurikulum disusun oleh sebuah komite khusus dibawah kontrol Kementerian Pendidikan (MEXT).  Komisi Kurikulum terdiri dari wakil dari <em>Teacher Union</em>, praktisi dan pakar pendidikan, wakil dari kalangan industri, dan <em>wakil MEXT</em>.  Komisi ini bertugas mempelajari tujuan pendidikan Jepang yang terdapat dalam <em>Fundamental Education Law (Kyouiku kihonhou</em>), lalu menyesuaikannya dengan perkembangan yang terjadi baik di dalam maupun luar negeri.  Namun, karena unsur politik sangat kental mewarnai wakil-wakil yang duduk dalam komisi ini maka tak jarang terjadi perdebatan panjang terutama antara <em>wakil teacher union</em> dan wakil kementerian dalam penyusunan draft kurikulum.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pembaharuan kurikulum di Jepang berlangsung setiap 10 tahun sekali, dan kurikulum terbaru yang diterbitkan di tahun 1998 adalah pembaharuan ketujuh sejak kurikulum yang diterapkan pada Perang Dunia II.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kurikulum 1998 membawa angin baru dalam dunia pendidikan Jepang.  Kurikulum ini berbeda dengan kurikulum sebelumnya berdasarkan konsep yang dibawanya yaitu pendidikan yang berorientasi kepada pengembangan beragam <em>personality</em> siswa, bukan seperti sebelumnya yaitu <em>common education</em>, atau pendidikan yang sama untuk semua siswa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kurikulum yang baru bersifat fleksibel dan memungkinkan sekolah untuk meramu kurikulum sendiri berdasarkan kondisi daerah, sekolah dan siswa yang mendaftar. Sebagai contoh, di SMP, selain mata pelajaran wajib, siswa juga ditawarkan dengan mapel pilihan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dengan adanya kurikulum baru ini, <em>training </em>besar-besaran dilakukan untuk mengubah pola pikir guru-guru Jepang.  MEXT juga merevisi beberapa buku pelajaran, dan secara hampir bersamaan mengusulkan pemberlakuan 5 hari sekolah dan adanya jam khusus untuk pengembangan jiwa sosial siswa melalui <em>integrated course </em>atau<em> sougoteki jikan</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#dbe5f1;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kurikulum di level sekolah disusun dengan kontrol penuh dari <em>The Board of Education </em>di Tingkat <em>Prefectur dan municipal (distrik)</em>.  Karena kedua lembaga ini masih terkait erat dengan MEXT, maka pengembangan kurikulum Jepang masih sangat kental sifat <em>sentralistik</em>nya.  Namun rekomendasi yang dikeluarkan oleh <em>Central Council for Education (chuuou shingi kyouiku kai)</em> pada tahun 1997 memungkinkan sekolah berperan lebih banyak dalam pengembangan kurikulum di masa mendatang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:27pt;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Beberapa hal berikut sangat<span>  </span>diperhatikan ketika sekolah menyusun kurikulumnya :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">1.  Mengacu kepada standar kurikulum nasional</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">2.<span>  </span>Mengutamakan keharmonisan pertumbuhan jasmani dan rohani siswa</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">3.<span>  </span>Menyesuaikan dengan lingkungan sekitar</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">4.<span>  </span>Memperhatikan step perkembangan siswa</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">5.<span>  </span>Memperhatikan karakteristik course pendidikan/jurusan pada level SMA</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Secara garis besar penyusunan kurikulum sekolah adalah sebagai berikut :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:0;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">    </span></span></span><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Menetapkan tujuan sekolah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:0;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">    </span></span></span><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mempelajari standar kurikulum, dan korelasinya dengan tujuan sekolah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:0;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">    </span></span></span><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Menyusun course wajib dan pilihan untuk SMP dan SMA</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:0;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt &quot;">    </span></span></span><span style="color:#c0504d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mengalokasikan hari efektif sekolah dan jam belajar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">II.A. Kurikulum Sekolah Di Jepang</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kurikulum SMA di Jepang, kota Nagoya, provinsi Aichi</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 1 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bahasa Jepang (4 kredit), Geografi A (2),  Math I (3), Integrated Science A (2), Sports (3), Penjas (1), Kesenian &amp;  Ketrampilan (2, pilihan : kaligrafi, musik, art), bhs Inggris (3), Teknologi Informatika (3), Industry, society dan manusia (2), Pilihan wajib (4, terdiri dari : Bhs Inggris dan Math A, Bhs Inggris dan Literatur kuno, Integrated Science B dan Math A). Home room (1)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 2 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sejarah dunia (2), Masyarakat modern (2), Science (2, pilihan : fisika I, biologi I, kimia I), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (1), Mata pelajaran pilihan sesuai jurusan (12), Mata pelajaran pilihan bebas (4), Home room (1)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 3 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sports (2), Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (2), Mata pelajaran pilihan jurusan (16), mata pelajaran pilihan bebas (7), Home room (1).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kurikulum SMA Negeri di kota Wakkanai, provinsi Hokkaido :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 1 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bhs Jepang (4), Sejarah Dunia (4), Math I (3), Math A (2), Kimia I (2), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan I (2), Bhs Inggris Oral Conversation I (2), Bhs Inggris  I (3),  Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (1), Home room (1)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 2 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Peradaban modern (2), Literatur kuno (2), Sejarah Jepang B (2) atau Geografi B(2),  MathII (4), Math B (2), Science (1), Biologi Tanaman, Bioogi Hewan (3), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan (1), Bhs InggrisII (4), Keterampilan keluarga (1), Teknologi Informatika A (2), Integrated Course (2), Home room (1)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kelas 3 :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Peradaban modern (2), Logika (2),  Ekonomi dan pemerintahan (2), Science (1), Sports (3), Reading (5), Pelajaran pilihan (4, pilihan : literatur kuno, Reading literatur kuno, Math III), Mata Pelajaran pilihan (2, pilihan : sejarah dunia B, sejarah Jepang B, Geografi B, Math B, Keterampilan II), Pilihan (3, pilihan : Math Standar, Math II, Math B, Kimia II), Pilihan (2, ekspresi bhs Jepang, Math C, Oral Conversation I, Reading), Pilihan (2, Biologi Tanaman II, Biologi Hewani II, Ilmu Bumi II), Integrated Course (1), Home room (1).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;">Keterangan</span></strong><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"> :  Agka di dalam kurung adalah jumlah kredit, Math A, Math B, Math C adalah pembagian seperti Aljabar, Arithmetika, dan Geometri.  Integrated Course adalah jam khusus untuk mempelajari banyak hal dan merupakan paduan beberapa subject.  <em>Home room</em> adalah kegiatan aktivitas kelas, misalnya persiapan event tertentu, rekreasi kelas, pentas seni dll. Mata pelajaran pilihan ditawarkan untuk membantu siswa merancang lapangan kerja yang akan ditekuninya di masa mendatang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Berdasarkan kurikulum kedua sekolah terlihat bahwa :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">1.<span>  </span>Sekolah di Jepang sedikit mempunyai kebebasan meramu sendiri kurikulum sekolah. Kurikulum di setiap daerah berbeda.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">2.  Mata pelajaran yg distandarkan secara nasional seperti bahasa Jepang, bhs Inggris, Math, Sejarah, Sports, Penjas, Keterampilan dan Kesenian, Science,  Integrated Course, Home room tetap diberlakukan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">3.<span>  </span>Sekolah memiliki kebebasan meramu pelajaran pilihan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">4.<span>  </span>Pelajaran pilihan ditekankan pada jenjang kelas 2 dan 3</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eaf1dd;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:#4f6228;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">5.<span>  </span>Jumlah kredit rata-rata 30 per jenjang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">II.B. Ekstrakurikuler di Jepang</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-95" title="sekolah-jepang3" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang3.gif?w=62&#038;h=96" alt="sekolah-jepang3" width="62" height="96" />Di Jepang, <em>ekstrakurikuler</em> diputuskan oleh pihak sekolah sama pentingnya dengan program <em>intrakurikuler</em>. Dari sini akan diketahui bakat, minat, dan kemampuan siswa yang jika mendapat penanganan serius dari pihak sekolah bisa mencetak generasi terampil teknologi, termasuk atlet-atlet beken di masa mendatang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Merujuk pada apa yang dilakukan sekolah-sekolah Negeri Sakura itu, ada sejumlah smart tips bagi pihak sekolah yang berkomitmen kuat untuk memberdayakan ekstrakurikuler agar membuahkan hasil luar biasa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Pertama</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, pihak sekolah mempunyai dana memadai untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Jumlah dana itu tentu saja disesuaikan dengan jumlah ekstrakurikuler yang dibuka dan pelatih yang akan didatangkan. Di awal tahun pelajaran penyusunan RAPBS wajib memperhatikan ketersediaan dana ekstrakurikuler.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Kedua</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, fasilitas dan alat penunjang latihan wajib dicukupi. Jangan sampai terdapat sepuluh siswa mengikuti ekstrakurikuler seni petik gitar, sementara gitar yang tersedia hanya satu atau duah buah. Itu pun sudah rusak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Ketiga</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, sejak awal pihak sekolah mencari tahu bakat, minat, dan kemampuan masing-masing siswa. Guru BK bekerjasama dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bisa melakukan berbagai macam cara cerdas untuk mengetahui talenta siswa. Jika bakat dasar anak didik sudah diketahui, pihak sekolah mengarahkan siswa agar memilih salah satu ekstrakurikuler yang disukai sesuai bakat dan minatnya. Agar fokus, seorang siswa diharapkan hanya mengikuti satu jenis ekstrakurikuler. Pembatasan jumlah siswa dalam sebuah kelompok ekstrakurikuler juga penting agar setiap siswa mendapat perhatian yang cukup dari pelatih. Di samping itu, perlu adanya motivation training di kalangan siswa mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Keempat</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, pihak sekolah menyusun kurikulum atau silabus kegiatan ekstrakurikuler agar jelas tujuan, proses, target, dan evaluasinya. Tanpa adanya silabus, kegiatan ekstrakurikuler akan berjalan seadanya. Sangat memungkinkan bagi sebuah sekolah untuk melakukan studi banding ke sekolah-sekolah tersohor yang terbukti mempunyai ekstrakurikuler bagus.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Kelima</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, perekrutan tenaga pelatih harus benar-benar selektif. Jika menginginkan hasil terbaik, tidak ada istilah pemerataan tugas guru untuk mengelola ekstrakurikuler. Hanya mereka yang benar-benar memiliki latar belakang dan kemampuan di masing-masing bidang yang dapat menjadi pelatih. Atau, pihak sekolah lebih baik mendatangkan pelatih profesional dari luar meski harus membayar lebih. Sementara guru bisa diaktifkan sebagai pengawas latihan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Keenam</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, proses yang baik merupakan awal keberhasilan. Siswa berpotensi di bawah asuhan pelatih yang mumpuni akan sangat mudah berhasil jika proses kegiatan ekstrakurikuler berjalan menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan. Dengan demikian, kedisiplinan berlatih wajib dijunjung tinggi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Ketujuh</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, adanya kerja sama antarsekolah. Misalnya, untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam penguasaan debat bahasa Inggris, English Club sebuah sekolah dapat mengundang English Club sekolah lain untuk Uji Lomba Debat atau tim bola voli sekolah A menantang tanding tim bola voli sekolah B. Melalui kegiatan ini, kemampuan siswa akan semakin terasah dan komunikasi antarpelatih juga terjaga.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">Kedelapan</span></strong><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">, pihak sekolah wajib memfasilitasi siswanya untuk unjuk gigi di setiap perlombaan, baik di tingkat kabupaten, karesidenan, provinsi maupun nasional. Perkara kalah menang adalah nomor sekian; yang penting siswa mendapat pengalaman dan pembelajaran berharga di kancah pertandingan sehingga ke depan mereka berlatih lebih giat lagi sampai berhasil tampil sebagai juara.</span></span></p>
<h2 style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:auto 0 0;"><span style="font-size:12pt;color:#548dd4;font-family:&quot;">III. Seragam Sekolah Sailor di Jepang.</span></h2>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"><img class="alignleft size-full wp-image-90" title="sekolah-jepang1" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang1.gif?w=477" alt="sekolah-jepang1"   />Pakaian ala sailor merupakan ide seorang kepala sekolah <em>Fukuoka</em><em> jo gakuin</em>, Ibu Elizabeth Lee. Waktu itu anak-anak putri Jepang mengenakan kimono ketika bersekolah yang tentu saja menyulitkan gerak gerik mereka ketika berolahraga. Maka bu kepala sekolah teringat dengan model seragam yang dipakainya ketika belajar di Inggris, yaitu baju sailor. Tahun 1918, bu Elizabeth meminta seorang penjahit di Oota Toyokichi </span><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">（</span><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"> </span><em><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">太田豊吉</span></em><em><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"> </span></em><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">）</span><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;">untuk menjahitkan baju atasan seragam anak-anak putri. Setelah jadi, baju sailor itu ternyata robek ketika dipakai berolah raga, maka bu Elizabeth menyarankan agar dipasang resleting di bagian kiri/kanan baju dari arah ketiak.Tapi kelihatannya resleting ini tidak lazim sekarang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Selanjutnya gerakan anak-anak masih juga terhambat karena rok yang mereka pakai masih berbentuk lurus panjang. Maka bu Elizabeth datang kembali ke penjahit dan menjelaskan agar dibuat rok yang memudahkan anak-anak bergerak dan tetap kelihatan cantik. Penjahit mendapat ide membuat rok berlipit-lipit setelah melihat gorden yang tertiup angin tetapi setelah itu dan dapat kembali ke bentuk semula. Akhirnya dibuatlah rok lipit-lipit yang semula tidak pendek seperti sekarang. Tapi lambat laun rok yang dipakai siswi Jepang semakin pendek.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#548dd4;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Tahun 1921, pertama kali pemakaian seragam sailor di Jepang. Pada tahun yang sama, sekolah Kinjou gakuin di Aichi juga memutuskan menggunakan seragam sailor. Adapun anak laki-laki mereka berseragam seperti tentara Jepang dulu, lengkap dengan topinya yang disebut dengan `<em>gakuran</em>`. Pakaian sailor untuk siswi sebenarnya juga agak berkesan militer.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#943634;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Seragam sailor biasanya dilengkapi dengan dasi (beragam modelnya), lalu disertai rok kotak-kotak berlipit-lipit, dan pada musim dingin para siswi sering memadukannya dengan <em>loose shocks</em> (kaus kaki kedodoran). Di beberapa sekolah seragam sailor tidak dipakai lagi, tapi diganti dengan blazer atau kemeja putih berlengan pendek atau panjang. Tapi rok yang dikenakan sama, Anak-anak SMA lebih modis dan punya gaya berseragam yang unik-unik. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#943634;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:Arial;"><span class="judulsedang21"><span style="color:#943634;">IV.<span>  </span>Perkembangan Teknologi dan Pemanfaatan TIK Di Negara Jepang</span></span><span class="judulsedang21"></span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;"><span class="judulsedang21"><span style="color:#943634;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-91" title="heri-amik5" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/heri-amik5.gif?w=120&#038;h=95" alt="heri-amik5" width="120" height="95" />Dinegara jepang sudah lazimnya pembelajaran disekolah sudah memanfaatkan teknologi modern, diantaranya <em>e-learning dan internet, proyektor, OHP, Radio, Television, wireless, gelombang mikro, SMS, MMS</em> bahkan sekarang sudah dirancang dengan teknologi yang lebih baru.</span></span><span class="judulsedang21"></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span class="judulsedang21"><span style="font-weight:normal;color:#943634;"><span style="font-size:small;font-family:Arial;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="color:#943634;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Langkah Negara Jepang Menjadikan TIK sebagai Industri Strategis</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#943634;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Untuk meraih keunggulan komparatif dinegara Jepang, TIK dimasukkan sebagai salah satu industri strategis. Sebuah industri layak dijadikan industri strategis karena komoditinya memiliki 3 sifat, yakni <em><span style="font-family:&quot;">export oriented</span></em>, <em><span style="font-family:&quot;">import-substitutable</span></em>, dan <em><span style="font-family:&quot;">capital raising</span></em>. Artinya, komoditi tersebut harus bersifat mudah diekspor, dapat menggantikan barang import yang lebih mahal, serta dapat menaikkan nilai dari pengguna komoditi tersebut. Tiga buah langkah tersebut dilakukan diJepang, yakni akuisisi teknologi maju, meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal, serta <em><span style="font-family:&quot;">technology sharing</span></em> dengan bangsa lain. Didunia pendidikan Jepangpun juga sangat membutuhkan keberadaan teknologi, termasuk didalam TIK.<strong><span class="judulsedang21"> </span><span class="judulsedang21"></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;"><span class="judulsedang21"><span style="color:#943634;">IV.A. Huawei, Pemanfaatan Teknologi<span>  </span>WiMaX di Jepang</span></span><span class="judulsedang21"></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span class="tnonwarna1"><span style="font-size:8.5pt;color:#943634;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-92" title="ciso" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/ciso.gif?w=127&#038;h=78" alt="ciso" width="127" height="78" />Dengan menggandeng Fujikura, sebuah pabrik pembuat kabel power dan komunikasi, Huawei Technologies mengumumkan telah berhasil menyelesaikan dua percobaan solusi WiMaX mobile end-to-end untuk Reinan Cable Network (RCN) dan Beam Planning Corporation (Beam) di Jepang pada akhir Maret lalu, hal ini sangat perlu untuk mendukung teknologi Jepang termasuk dalam bidang TIK dan pendidikan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span class="tnonwarna1"><span style="font-size:8.5pt;color:#943634;"><span style="font-family:Verdana;">Percobaan ini diklaim sebagai langkah penting untuk berlangsungnya proyek jangkauan broadband tanpa kelim di seluruh Jepang pada 2010 oleh Pemerintah Jepang yang bertitel <em>u-Japan Plan</em>. Selain itu, percobaan ini juga merupakan terobosan bagi Huawei dalam memasuki tuntutan pasar dunia, di mana<span>  </span>kemampuan pengiriman dan kualitas produk vendor sangat diperlukan sejak bulan Juli terakhir, ketika vendor asal China ini berhasil terpilih untuk menempatkan jaringan <em>HSDPA dan AII-IP</em> pertama kali di Jepang untuk <em>eMobile</em>. Terpilih sebagai penyedia teknologi Wimax untuk kapasitas tinggi dan jangkauan yang luas, RCN membantu memecahkan masalah akses broadband di daerah yang memiliki jangkauan broadband rendah. Nah, untuk memastikan perubahan yang lebih besar dan jangkauan yang lebih luas di daerah-daerah tersebut, solusi Wimax dari Huawei pada proyek tersebut menggunakan teknologi <em>multiple input multiple out put (MIMO</em>) dan <em>orthogonal frequency division multiple access (OFDMA</em>). <em>Cai Liqun, president Product Line Wimax Huawei</em> mengatakan, “Huawei tidak hanya memanfaatkan dalam bidang nirkabel, <em>internet protocol (IP), terminal-terminal dan chipset,</em> tetapi juga menunjukkan pengalamannya dalam perencanaan jaringan <em>Wimax</em>. Kami berharap dapat mem-berikan layanan <em>broadband</em> terdepan kepada para pelanggan Jepang melalui kerja sama dengan para <em>operator CATV</em>.”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;margin:0 0 0 .25in;"><span class="judulsedang21"><span style="color:#943634;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">IV.B. Pemanfaatan Cisco IPICS 2.0<span>  </span>Dalam Berkomunikasi</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#f2dbdb;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span class="tnonwarna1"><span style="font-size:8.5pt;color:#943634;"><span style="font-family:Verdana;">Pada awal April lalu, <em>Cisco System </em>meluncurkan IP Intero-perability <em>Collaboration System 2.0 (IPICS</em>), yang merupakan so-lusi pemersatu Public <em>Switched Telephone Network (PSTN</em>), <em>Land Mobile Radio (LMR</em>), telepon mobile, komputer, dan <em>Push-to-Talk (PTT</em>) dalam satu jaringan internet. Hadirnya <em>Cisco IPICS 2.0</em> merupakan solusi komprehensif yang menghilangkan batasan pengkotakan perangkat komunikasi untuk meningkatkan kemampuan ko-munikasi di lingkungan kerja dan lapangan karena adanya interoperabilitas antar jenis perangkat komunikasi yang berbeda. “<em>Ini tentu menghemat biaya komunikasi karena kita dapat berko-munikasi tanpa dibatasi lokasi dan tipe jaringan yang dipakai,</em>”.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#943634;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">J</span></span><span class="tnonwarna1"><span style="font-size:8.5pt;color:#943634;"><span style="font-family:Verdana;">adi, jika sebelumnya radio dua arah terisolir karena pengkotakan perangkat komunikasi, dengan Cisco IPICS 2.0 pengguna dapat melakukan respon dengan menghantarkan informasi ke dan dari berbagai jenis perangkat, seperti <em>radio, IP Phone, telepon mobile </em>atau<em> komputer</em> yang sudah dilengkapi dengan software <em>Cisco Push-To-Talk Management Center (PMC</em>). Dengan begitu, kemampuan komunikasi antar karyawan di dalam lingkungan kantor maupun di lapangan menjadi tak terbatas.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span class="tnonwarna1"><span style="font-size:8.5pt;"><span style="font-family:Verdana;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;margin:0 0 0 .25in;"><a name="main"></a><strong><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">IV.C. </span></span></strong><a title="Teknologi Terbaru Memori Komputer, 10 Kali Lebih Cepat dari RAM" href="http://shirogadget.com/mram-teknologi-terbaru-memori-komputer-10-kali-lebih-cepat-dari-ram/"><strong><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">MRAM: Pemanfaatan Teknologi Terbaru Memori Ko</span></span></strong></a><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:26.95pt;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-93" title="mram" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/mram.gif?w=128&#038;h=89" alt="mram" width="128" height="89" />Kecepatan </span></span><a title="Posts tagged with komputer" href="http://shirogadget.com/tag/komputer/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">komputer</span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> selalu didambakan oleh siapa saja. Berbagai usaha dan penelitian terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan </span></span><a title="Posts tagged with komputer" href="http://shirogadget.com/tag/komputer/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">komputer</span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">. Beberapa waktu yang lalu </span></span><a href="http://shirogadget.com/super-komputer-militer-amerika-1026-quadrillion-kalkulasi-per-detik/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">super komputer tercepat di dunia telah hadir untuk membantu militer amerika </span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">melakukan perhitungan. Kini giliran sebuah teknologi di bidang <em>Memory </em></span></span><a title="Posts tagged with komputer" href="http://shirogadget.com/tag/komputer/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">komputer</span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sebelumnya kita pernah mendengar istilah RAM (<em>Ramdom Access Memory</em>) untuk menyebut memory </span></span><a title="Posts tagged with komputer" href="http://shirogadget.com/tag/komputer/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">komputer</span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">. Memory RAM ini memiliki berbagai jenis mulai dari EDO RAM, DDR1, DDR2 dan beberapa jenis lainnya. Namun ternyata RAM saja belum cukup untuk memuaskan kebutuhan manusia akan tuntutan kecepatan. Oleh karena itu sekarang dikembangkan sebuah jenis <em>memory</em> baru.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:26.95pt;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Memory tersebut diberi nama <em>Magnetoresistive Random Access Memory (MRAM)</em>, memory ini bukan hanya lebih cepat daripada RAM tetapi juga Lebih hemat Energi. Kehadiran MRAM sepertinya akan meningkatkan perkembangan mobile computing dan level penyimpanan dengan cara membalik arah kutub utara-selatan medan magnit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:26.95pt;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">IBM dan beberapa perusahaan pengembang yang lain berencana menggunakan MRAM, MRAM ini akan memutar elektron-elektron untuk mengganti kutub magnet. Hal ini juga dikenal sebagai <em>spin-torque MRAM (Torsi putar MRAM) </em>teknologi inilah yang kini sedang dikembangkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:26.95pt;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dengan membangun pilar-pilar kecil berukuran 165 nano meter, akan mengakibatkan magnet variabel pada atas lapisan akan mengakibatkan arus listrik mengalir dari bawah ke atas dan akan memutar posisi elektron. Medan magnet ini akan berubah dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk merubah kutub medan magnet ini. Kemudian kutub utara dan selatan akan bertukar. Jika anda bingung dengan proses di atas, tidak usah dihiraukan juga tidak apa-apa. Atau kalau mau membaca sendiri yang versi inggris </span></span><a href="http://www.gizmowatch.com/entry/newer-magnetoresistive-ram-mram-many-times-faster-than-ram/"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">disini</span></span></a><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">. Yang pasti, kecepatan MRAM mencapai 10 kali lipat kecepatan RAM. Kecepatan ini masih bisa terus dikembangkan dimasa depan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;margin:0 0 0 .25in;"><strong><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">IV.D. Pemanfaatan WI-FI <span><span> </span>(Wireless Fidelity) Di Jepang</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><em><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:&quot;">“ On the future, the current of information will be increase by internet network. It will global all the world and demand everybody to adaptation with it. That condition inseparable with computer and internet network as the main tool. Communication is important, we can imagine if there is no communication in the world. Furthermore, why the wireless (no cable) will be significant in communication network. The developments of communication will no space of distance and location. Finally, all the people will communicate with the internet media. the communication with the wireless technology”.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:&quot;"><span>   </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pelaku Teknologi dan Teknologi komunikasi dan Informasi, yang<span>  </span>berasal dari negara-negara di kawasan Asia, seperti India, Cina, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, dan lainnya, yang memang memiliki dasar pendidikan yang kuat. Misalnya, orang-orang India yang dikenal di bidang hitung-hitungan uang dan pengembangan perangkat lunaknya. Kemudian orang Cina yang jago menduplikasi semua teknologi yang ada, sama seperti orang Jepang di era tahun 1970-an. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Perkembangan <em>teknologi informasi dan komunikasi (TIK)</em> telah memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat . Salah satu bentuk produk TIK adalah internet  yang berkembang pesat di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Melalui internet setiap orang dapat mengakses ke dunia global untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh dalam keseluruhan perilakunya. Dalam kurun waktu yang amat cepat beberapa dasawarsa terakhir telah terjadi revolusi internet di berbagai negara serta penggunaannya dalam berbagai bidang kehidupan. Keberadaan internet pada masa kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan global.<span>   </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><em><span style="color:red;font-family:&quot;">Wireless Fidelity</span></em><span style="color:red;font-family:&quot;"> atau yang lebih dikenal dengan Wi-Fi<span>  </span>mungkin sudah tidak asing lagi terdengar ditengah masyarakat informasi saat ini. Khususnya bagi para maniak internet. Wi-Fi sendiri ialah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel <em>(Wireless Local Area Networks &#8211; WLAN</em>) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Local (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan access point (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Teknologi Internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan <em>Wireless Metropolitan Area Network </em>(WMAN).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (<em>Industrial, Scientific dan Medical</em>). Sedang  untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs<em> </em>(<em>wireless local area network</em>). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah nama dagang (<em>certification</em>) yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (Internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas <em>interoperability</em> yang dipersyaratkan. </span><span style="color:red;font-family:&quot;">Sedangkan masyarakat umum mengenal Wi-Fi sebagai sebuah radio sehingga pemakaiannya dapat mentransfer data denagn cepat dan aman.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Teknologi wireless local area network (WLAN) atau disebut juga Wi-Fi (wireless fidelity) saat ini telah tersedia, baik yang berstandar 802.11b yang lebih dulu popular dan banyak didukung pembuat perangkat (laptop, PDA, ponsel dan lainnya) maupun 802.11a, 802.11g yang baru dikeluarkan. Atau yang sekarang ini tengah dimantapkan, yakni 802.16 (WiMax – Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang berskala dunia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Hardware dan Cara kerja Wi-Fi</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;margin:0 0 0 45.1pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Saat ini, hardware Wi-Fi yang beredar di pasaran berupa: PCI, USB, PCMIA, dan Compact Flash.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Wi-Fi memiliki 2 cara kerja atau biasa di kenal dengan mode operasi, yaitu :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">1. Mode Managed</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mode Managed menggunakan titik akses yang berfungsi mengatur lalu lintas data. Titik akses ini berfungsi seperti pusat transfer data. Kelebihan mode ini adalah transfer data lebih cepat, cakupan area yang lebih luas, serta pengaturan dan keamanan data lebih terjamin. Mode ini biasanya di gunakan untuk hotspot wifi dan perkantoran yang memerlukan stabilitas dan keamanan data.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">2.  Ad Hoc </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Ad Hoc menggunkan koneksi antar device Wi-Fi peer too peer. Kelemahan mode ini adalah bila device Wi-Fi yang terhububg terlalu banyak, transfer data jadi lambat. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi Cuma 2 atau 4, tanpa perlu membeli titik akses.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Tingginya animo masyarakat khususnya di kalangan komunitas internet menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan <em>surfing</em> atau <em>browsing</em> berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (<em>pocket digital assistance</em>) atau <em>laptop</em> berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat <em>access point</em> atau <em>hotspot. </em></span><span style="color:red;font-family:&quot;">Wi-Fi di buat dengan tujuan untuk membawa kemudahan dan kepraktisan bagi masyarakat pengguna teknologi. Wi-Fi diasosiasikan dengan kebebasan karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau</span><em><span style="color:red;font-family:&quot;"> </span></em><span style="color:red;font-family:&quot;">mentaransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan cafe-cafe yang bertanda “<em>Wi-Fi Hot Spot</em>”. Wi-Fi membuat masyarakat tidak perlu di repotkan lagi untuk  memasang kabel network.</span><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#eeece1;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Menjamurnya <em>hotspot</em> di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong <em>Internet service providers</em> (ISP) membangun <em>hotspot</em> yang di kota-kota besar dunia. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat <em>take off</em> di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing. Para mahasiswa pun dapat dengan mudah menemukannya di kampus-kampus.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN">Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (<em>Voice over Internet Protocol</em>) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (<em>Voice over Wi-Fi</em>). </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:red;font-family:&quot;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi baik 2,4 GHz maupun 5 GHz, yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;">Kelebihan-kelebihan</span></strong><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;"> Wi</span></strong><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;">-Fi antara lain :</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">1.  Memungkinkan Local Area Network untuk di pasang tanpa kabel, hal ini juga sekaligus akan mampu mengurangi biaya untuk pemasangan dan perluasan jaringan. Selain itu juga Wi-Fi dapat dipasang di area yang tidak dapat di akses oleh kabel, seperti area outdoor</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">2.   Wi-Fi merupakan pilihan jaringan yang sangat ekonomis karena harga paket ship Wi-Fi  yang terus menurun</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">3.    Produk Wi-Fi tersedia secara luas di pasaran</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">4.   Wi-Fi adalah kumpulan standard global di mana klien Wi-Fi yang sama dapat bekerja di negara-negara  yang berbeda di seluruh dunia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;">5.   Protocol baru untuk kualitas pelayanan damn mekanisme untuk penghematan<span>      </span>tenaga membuat Wi-Fi sangat cocok untuk alat yang bentuknya sangat kecil dan</span><span style="color:#244061;font-family:&quot;"> </span><span style="color:#244061;font-family:&quot;">aplikasi yang latency-sensitif (contohnya : suara dan video)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">6.   Network ini di design untuk punya <em>symetric up</em> and <em>down speed</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;" lang="IN"><span style="font-size:small;"><span>      </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;" lang="IN"><span style="font-size:small;">Kelemahan Wi-Fi yakni :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">1.   Pengguanaan baterai relative lebih tinggi apabila dibandingkan dengan<span>     </span>penggunaan standar, sehingga menyebabkan baterai cepat lemah atau habis  (mempersingkat daya tahan baterai) dan menyebabkan panas</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">2.   Bentuk Wireless enkripsi standar yang paling terkemuka. Wired Equivalent Privacy atau di persingkat WEP, telah menunjukkan fakta bahwa ia dapat di hancurkan (dikacaukan sinyal atau frekuensinya) meskipun telah di konfirmasikan secara benar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">3.   Jaringan Wi-Fi bisa di monitor dan di gunakan untuk membaca dan menduplikasikan data (termasuk di dalamnya data0data pribadi) yang disalurkan melalui jaringan ketika tidak ada akses tertutup, seperti VPN.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;">4.   Jika tembok batas akses Wi-Fi tidak terproteksi secara kuat untuk sebatas pada<span>     </span>pemakai intern, maka network Wi-Fi bisa di akses bebas ber-internet.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45.1pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Perkembangan Teknologi Informasi sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi Informasi. Perkembangan teknologi jaringan tanpa kabel semakin cepat. Ini ditandai dengan dengan munculnya Personal Digital Assistance (PDA), dan <em>notebook</em> yang telah mendukung standar protokol Wi-Fi <em>(Wireless Fidelity)</em> 802.11b dan 802.11a. Saat ini komunikasi data maupun suara dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Di Indonesia teknologi Wi-Fi sudah mulai banyak digunakan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45.1pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kita pun tidak direpotkan lagi dengan jaringan kabel untuk mendapat akses internet. Kawasan Istora Senayan dilengkapi dengan sarana <em>hotspot</em> yang memiliki bandwith 512 kilobit perdetik. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan <em>dial up</em> lewat telepon yang hanya berkapasitas paling tinggi 56 kilobite perdetik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 45.1pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;" lang="IN">Dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia. Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi baik 2,4 GHz maupun 5 GHz yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">V.<span>  </span>Penutup</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-96" title="wawi1" src="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/wawi1.gif?w=122&#038;h=96" alt="wawi1" width="122" height="96" />Dari uraian diatas tampak jelas bahwa jepang sebagai negara yang mempunyai wilayah lebih kecil dibanding wilayah Indonesia, sangat mendukung sebagai negara industri berbasis TIK. Jepang sangat mempedulikan pendidikan diantaranya perangkat kurikulum, gedung sekolah, laboratorium sekolah, tenaga guru, teknologi sekolah dan industri, bahkan dirancang cara terbaru untuk memajukan pendidikan dan industri negaranya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Penemuan-penemuan teknologi baru dijepang sangat diperhatikan, sehingga sangat potensial sekali Jepang menjadi negara pelopor di bidang pendidikan dan menjadi negara industri yang maju dikawasan Asia, bahkan dunia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffc000;margin:0;"><strong><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">DAFTAR<span>  </span>PUSTAKA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="color:#244061;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">___________, Majalah<span>  </span>e-Indonesia, 2008, Chandra Wirawan</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">___________, Internet, April 2008, ShiroGadget.mht</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Peta Atlas Jepang, 2006, Lintas Media Jombang</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">___________, Internet, 2008,<span>  </span>Google Earth.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kebudayaan Jepang, 2006, Buku Pelajaran IPS</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Maintenance And Repair Kompunter, Diktat 2002, PPPGT Bandung.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="background:#daeef3;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heritik09.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heritik09.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heritik09.wordpress.com&amp;blog=6006319&amp;post=86&amp;subd=heritik09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heritik09.wordpress.com/2009/01/02/tik-jepang-09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e3f5d7581b4d5e87f1af7eba9ed00a50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heritik09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/kumpulan6.gif" medium="image">
			<media:title type="html">kumpulan6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/peta-jepang1.gif?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">peta-jepang1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang2.gif?w=64" medium="image">
			<media:title type="html">sekolah-jepang2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang3.gif?w=62" medium="image">
			<media:title type="html">sekolah-jepang3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/sekolah-jepang1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">sekolah-jepang1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/heri-amik5.gif?w=120" medium="image">
			<media:title type="html">heri-amik5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/ciso.gif?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">ciso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/mram.gif?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">mram</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heritik09.files.wordpress.com/2009/01/wawi1.gif?w=122" medium="image">
			<media:title type="html">wawi1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
